Cara Menjadi Pelari yang Hebat

Cara Menjadi Pelari yang Hebat.Sudah siapkan Anda melatih kemampuan lari, demi meningkatkan kekuatan serta jarak yang dapat ditempuh? Apabila ingin menjadi pelari yang baik, Anda harus memiliki postur tubuh yang solid serta mengenakan perlengkapan yang tepat sebelum mulai berlari lebih jauh lagi saat berolahraga secara rutin. Tentukan jadwal dan cari juga cara-cara yang dapat digunakan untuk memotivasi diri agar Anda bisa disiplin dalam melakukannya, terlepas dari faktor cuaca. Pada akhirnya, Anda harus berlatih guna menempa daya tahan tubuh serta meningkatkan kecepatan lari dengan beberapa teknik, seperti sesi lari cepat di tanjakan/turunan (hill sprint), lari jarak jauh dengan intensitas sedikit di ambang batas kemampuan normal (tempo run), dan sesi latihan lari dengan trek (track workout). Terlepas dari mana memulainya, Anda bisa menjadi pelari yang lebih baik lagi apabila Anda menjadikan lari sebagai prioritas. yang telah kita rangkum dalam victoriaramada

Disupport oleh Poker77 Apk

Menemukan Pola Langkah yang Tepat

 

v4 460px Be a Good Runner Step 1 Version 3 - Cara Menjadi Pelari yang Hebat

Bereksperimenlah dengan gerakan langkah kaki Anda.

 Langkah kaki di sini merujuk pada gerakan kaki ketika terulur dan jatuh ke bawah, sehingga tubuh terdorong untuk maju ke depan. Langkah kaki yang natural pada saat berlari harus terasa mudah, bukan kaku. Setiap orang memiliki gerakan langkah yang sedikit berbeda walaupun kebanyakan memiliki postur tubuh yang hampir sama. Setelah menemukan gerakan langkah kaki yang tepat, Anda bisa meminimalkan risiko cedera dan menambah kecepatan.
  • Ada beberapa variabel yang bisa Anda coba. Anda bisa berfokus pada ketinggian lutut terhadap posisi pinggul. Lalu, berfokuslah pada momen ketika kaki jatuh menapak ke bawah dan bagaimana Anda mendorong tubuh untuk menciptakan gerakan langkah kaki yang sesuai. Ada beberapa orang yang lebih memilih untuk menapakkan kaki mulai dari tumit baru kemudian bagian jarinya. Namun, ada juga beberapa orang yang lebih memilih sebaliknya – menapakkan kaki dari ujungnya baru ke tumit. Carilah gerakan langkah yang terasa nyaman lalu berlatihlah dengan gerakan terbaik menurut Anda..
  • Pada umumnya, gerakan yang ideal merupakan jarak terjauh di antara langkah kaki, yang dapat Anda ayunkan pada saat berjalan atau berlari, tanpa harus memaksa atau meregangkan otot secara konsisten. Namun, gerakan ini sebenarnya tergantung pada struktur tubuh serta tujuan lari Anda, apakah Anda mengutamakan jarak tempuh atau kecepatan. Untuk perlombaan lari atau sesi latihan yang berfokus pada kecepatan lari, setiap langkah yang Anda ambil harus cukup pendek, karena Anda akan memiliki lebih banyak tenaga dengan langkah-langkah lari yang lebih pendek. Akan tetapi, hal ini lebih melelahkan. Jadi, jika berlari jarak jauh, Anda harus memperlebar gerakan langkah kaki. Tubuh manusia umumnya cenderung mengetahui pola gerakan langkah kaki dasar. Dari sini, Anda bisa mencari tahu sendiri seberapa banyak Anda harus memperpendek langkah.
  • Apabila Anda berlari cepat untuk menempuh jarak yang pendek, mungkin Anda akan lebih berfokus pada gerakan tangan. Gerakan tangan merupakan faktor yang esensial dalam menentukan kecepatan, terutama pada lari cepat.

Tingkatkan laju langkah pada saat berlari.

Laju langkah, atau tepatnya jumlah langkah kaki yang dilakukan dalam satu menit, merupakan faktor vital lainnya dalam olahraga lari. Laju langkah yang optimal bagi pelari jarak sedang-jauh yaitu sekitar 180 langkah per menit. Kebanyakan pelari berlatih dengan menggunakan alat pemutar musik yang memutar lagu dengan tempo 180 bpm (beats per minute atau ketukan per menit), guna menyamakan irama musik dengan langkah kaki mereka (lihat artikel mengenai cara membuat daftar putar lagu untuk berolahraga). Di internet, terdapat beberapa situs web yang dapat Anda gunakan untuk menyusun lagu berdasarkan tempo bpm.

Sesuaikan langkah kaki dengan medan lari yang Anda tempuh.

Apabila Anda berlari di jalan bermedan sulit, Anda perlu menyesuaikan langkah kaki terhadap lingkungan tersebut. Oleh karena itu, lebar langkah yang diambil biasanya tidak akan sama, namun bervariasi.

  • Apabila Anda berlari di medan yang permukaannya datar dan bebas penghalang, berlarilah dengan gerakan langkah kaki yang Anda rasa nyaman. Dengan kata lain, gerakan langkah yang menurut Anda terlalu meregangkan otot guna memaksimalkan uluran kaki malah bisa membuat Anda sangat kelelahan setelah Anda mencapai jarak tertentu. Selain itu, Anda juga bisa mengalami nyeri tendon dan otot karena terlalu memaksakan diri. Upaya yang diperlukan untuk memaksimalkan lebar langkah kaki ketika berlari juga bisa menekan kaki karena Anda menggunakan setiap kaki untuk mendorong tubuh sehingga berakibat pada nyeri atau cedera dalam kasus yang lebih parah.
  • Apabila berlari menuruni tanjakan, Anda perlu memperlebar langkah kaki guna memanfaatkan daya gravitasi. Namun, sekali lagi, Anda harus melakukannya dengan hati-hati untuk mengurangi tekanan. Tekanan ini biasanya terjadi ketika Anda harus mengontrol keseimbangan tubuh, serta berhenti sesekali untuk tetap menjaga kendali.
  • Ketika berlari menaiki tanjakan, biasanya langkah kaki akan lebih pendek daripada berlari di permukaan datar atau berlari menuruni tanjakan. Akan tetapi, pendeknya langkah merupakan hal yang relatif, tergantung dari kecuraman tanjakan serta daya tahan, kekuatan, dan latihan-latihan yang Anda lakukan. Pada saat menaiki tanjakan, langkahkan kaki dengan jarak yang pendek, pelan, dan dengan gerakan yang sudah diatur. Kecepatan langkah yang diambil harus sedikit lebih cepat daripada kecepatan saat berjalan, tetapi Anda masih harus melakukannya dengan gerakan berlari, bukan berjalan. “Dorong” langkah Anda dengan gerakan tangan. Jika berlatih lari pada tanjakan yang sama, Anda akan bisa berlari dengan lebih cepat. Seiring bertambahnya stamina, langkah yang bisa Anda ambil pun juga akan semakin lebar.

Jangan mencoba mengubah postur tubuh pada saat berlari secara tiba-tiba, tanpa adanya instruksi.

Contohnya, apabila gaya lari Anda adalah menjatuhkan dan memijakkan kaki mulai dari tumit menuju jari kaki, namun Anda hendak mencoba yang sebaliknya dengan memijakkan jari kaki terlebih dahulu, Anda perlu meminta bantuan dari instruktur lari sebelum mencoba melakukannya dalam lari jarak jauh. Mengubah postur tubuh bisa menimbulkan cedera.

Amati para pelari profesional yang pergerakan langkah kakinya terlihat mulus, seolah-olah mereka meluncur dengan begitu mudah tanpa usaha apa pun.

Kemungkinan besar, pelari semacam itu menjadi pelari pertama yang menyentuh garis akhir.

Lakukanlah dengan perasaan.

Apabila Anda berlari dan bisa mempercepat laju langkah kaki serta memperkecil lebarnya, lakukanlah! Apabila Anda mulai kelelahan, putuskan untuk memperlebar langkah namun mengurangi laju kecepatan.